Tempat Aqiqah

HUKUM AQIQAH

Asni Kurniati | 09 September 2021 07:00

Asni Kurniati | 09 September 2021 07:00

Semua umat muslim tentunya sudah tidak asing dengan amalan dari aqiqah yang adalah butiran sunnah yang sudah menjadi tradisi bagi seluruh umat muslim di berbagai belahan dunia sehingga sunnah ini tidak akan punah termakan oleh waktu.


Ada sebagian muslim yang mewajibkan amalan aqiqah ini sebab menyambut kehadiran anak adalah sesuatu hal yang sangat penting khususnya bagi mereka yang mampu dalam segi finansialnya maka sangat diutamakan untuk melaksanakan aqiqah.


Hukum Aqiqah


Pada dasarnya Hukum Aqiqah itu adalah Sunnat Mustahabah. Dan telah dijelaskan dalam salahsatu kitab Fiqih. Demikian juga sebagaimana yang telah kami baca dalam beberapa keterangan yang kami tuliskan di bawah ini mengutip dari Kifayatul-Akhyar sebagai berikut.


Abu Syujak berkata:

فَصْلٌ : وَالْعَقِيْقَةُ مُسْتَحَبَّةُ، وَهِيَ الذَّبِيْحَةُ عَنِ الْمَوْلُوْدِ يَوْمَ السَّابِعِ، وَيُذْبَحُ عَنِ الْغُلَامِ شَتَانِ، وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ


Artinya: (Aqiqah adalah sunnat (mustahab). Aqiqah ialah binatang yang disembelih karena anak yang baru lahir pada hari ketujuh. Disembelih dua ekor kambing karena anak laki-laki, dan seekor kambing karena anak perempuan.


Pengertian Aqiqah Menurut Bahasa


Secara bahasa, aqiqah berasal dari bahasa arab “al-qat’u”, yang berarti “memotong”. Sedangkan menurut istilah, aqiqah merupakan proses kegiatan menyembelih hewan ternak yang dilakukan pada hari ke tujuh setelah bayi dilahirkan. Hal ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.